Hari berganti hari bulan bergati bulan namun rasa ini tak kan bisa hilang karna tak ada rasa tuk menghilangkannya sesekali ku membelokkan badan slalu teringat selalu terkenang memandang tak berujung
menghayal tak tentu arah hanya bisa menghela nafas namun alhamdulillah aku masih bisa mengingatnya dengan jelas dan kini aku masih bisa juga melihatnya walau pada kenyataannya belum tentu kenangan itu dia masih ingat dan belum tentu dia menerimanya walau hanya nama yang tertera namun aku juga sadar kenapa dia tidak menerimaku apa adanya keinginanku, hanya sebatas teman tak lebih, begitu sulitnya kudapatkan itu
Aku sadar hidup memang pilihan,namun apakah aku tak berhak untuk menjadi temanmu ,teryata kejujuran tak selalu mendapatkan tempat dihatinya namun apalah -apalah, semua itu yang pasti kejujuran harus kita tanamkan pada diri agar .terbiasa dalam menjalani kehidupan ini
Ya allah ampunilah dosa-dosa kami amin.
0 Komentar untuk "Hanya Mampu Menyayangi "